Thursday, September 4, 2014

Cara Menghitung Volume Plesteran Dinding



Pekerjaan plesteran dinding merupakan satu paket dengan pasangan bata, dan acian. Jadi apabila pemasangan bata lurus tegak dan datar sehingga tidak terjadi pemborosan pada pengaturan ketebalan plesteran dinding, dikarenakan ketebalan yang sesuai.
  1. Pada saat akan memulai pekerjaan plesteran, sebaiknya memberikan jeda pada saat pemasangan bata selesai. Ini di karenakan agar tidak terjadi pemanasan pada dinding sehingga dinding tidak mudah retak.
  2. Untuk mengatur ketebalan pada plesteran alangkah baiknya gunakan kepalan adukan semen, kemudian diratakan secara keseluruhan.
  3. Untuk bagian dinding yang akan dipasang keramik tidak perlu di plester.
  4. Pada saat proses plesteran selesai berikan waktu jeda untuk proses pengacian agar hasilnya bagus.

 Contoh perhitungan volume plesteran dinding:
Misalnya sebuah dinding berukuran dengan tinggi 3 M, panjang 10 M dan, ketebalan plesteran 2 cm. Maka berapakah volume  material yang dibutuhkan?

Langkah – langkahnya adalah:
  1.  Pertama hitung terlebih dahulu luas dinding batu bata 3 m x 10 m = 30 m2.
  2. Dari jumlah luas dinding kemudian dapat dikalikan 2 dengan luas dinding yang akan diplester. 2 sisi x 30 m2 = 60 m2.
  3. Selanjutnya kamu tinggal mengalikan ketebalan plesteran dari jumlah luas dinding yang akan diplester 60 m2 x 0.02 m = 1,2 m3.
  4. Jadi volume plesterannya adalah 1,2 m3.

Sekian perhitungan volume plesteran dinding, semoga artikel ini membantu :)


No comments:

Post a Comment