Thursday, May 28, 2015

Perbedaan Rencana Anggaran Biaya RAB dan Rencana Anggaran Pelaksanaan RAP

Infomedia Digital - Perbedaan Rencana Anggaran Biaya RAB dan Rencana Anggaran Proyek RAP, Jika anda seorang pemula dalam dunia teknik sipil biasanya akan merasa bingung membedakan apa itu RAB (rencana anggaran biaya) dan apa itu RAP (rencana anggaran pelaksanaan) karena perbedaan dari kedua nama ini sangatlah tipis, akan tetapi dari sisi inilah setiap kontraktor atau developer yang ada didalam dunia teknik sipil mengambil keuntungan perusahaanya. Oke dari pada bingung untuk membedakannya, disini saya akan menjelaskan antara RAB (rencana anggaran biaya) dan apa itu RAP (rencana anggaran pelaksanaan). 

Perbedaan Rencana Anggaran Biaya RAB dan Rencana Anggaran Pelaksanaan RAP
Perbedaan Rencana Anggaran Biaya RAB dan Rencana Anggaran Pelaksanaan RAP
Pengertian Rencana Anggaran Biaya RAB
Pengertian RAB adalah perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah, serta biaya- biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan bangunan atau proyek apaartemen, gedung atau rumah, yang biasanya RAB ini dibuat oleh kontraktor kemudian diberikan kepada calon customer mereka yang ingin membangun suatu proyek bangunan tertentu seperti rumah, atau gedung bertingkat lainya. tentunya dalam proses administrasi pembuatan RAB ini juga harus disertakan gambar denah yang sudah disiapkan oleh pihak customer atau pihak kontraktor sendiri agar perhitungan yang dibuat bisa tepat dan akurat. Adapun fungsi RAB (rencana anggaran biaya) ini adalah
Untuk mengetahui harga bagian/item pekerjaan sebagai pedoman untuk mengeluarkan  biaya-biaya dalam masa pelaksanaan. Selain itu supaya bangunan yang akan didirikan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.

Pengertian Rencana Anggaran Pelaksanaan RAP
Sedangkan pengertian dari RAP (rencana anggaran pelaksanaan) ialah rencana anggaran biaya yang proyek bangunan yang dibuat oleh pihak kontraktor yang kemudian diberikan kepada sub kontaktor untuk melaksanakan pekerjaan proyek yang sudah disepakati dari segi harga atau nilai kontrak dan spesifikasi material yang sesuai.  
Jadi suksesnya pengerjaan proyek untuk mendapatkan laba yaitu bisa memanajemen anggaran antara RAB dan RAP. 
Adapun fungsi umum RAP ialah:

  1. sebagai pedoman dasar harga untuk perhitungan biaya material dan upah tenaga kerja
  2. sebagai acuan untuk harga yang diberiikan kepada sub kontraktor maupun mandor bangunan
  3. Sebagai dasar perhitungan untuk mengetahui laba rugi proyek yang sedang dilaksanakan.
Namun perlu diketahui anda sebagai kontraktor harus tetap berpedoman pada RAB (rencana anggran biaya) untuk laporan kepada konsumen yang memberikan proyek tersebut kepada anda.
 Pada intinya untuk membuat RAP ini prosesnya sama pada saat membuat RAB, hanya saja anda tinggal mengurangi setiap harga satuan bahan material dan pekerjaan tersebut. dan untuk data - data yang digunakan untuk membuat RAP ini juga harus mengacu pada RAB agar tidak ada perselisihan data dari proyek tersebut.
Kontraktor yang profesional biasanya sudah mempunyai analisa satuan harga pekerjaan sendiri yang tidak diketahui umum sehingga mereka sudah mengetahui secara akurat berapa keuntungan yang mereka dapatkan secara detail. 
 Demikianlah artikel kali ini tentang Perbedaan Rencana Anggaran Biaya RAB dan Rencana Anggaran Pelaksanaan RAP semoga bisa menjadi manfaat untuk kalian semua.
Baca Juga:
 Contoh Rencana Anggaran Biaya Gedung Bertingkat
Cara Menghitung Analisa Biaya Kontruksi Baja Ringan
Cara Mudah Menghitung Kebutuhan Baja Ringan dengan Hp Android


Terima kasih atas kunjunganya di www.arissaifulloh.com, jangan lupa untuk klik tombol share dibawah ini yaa ^_^ :-) :-) :-) :-) :-)