Sunday, September 3, 2017

Provinsi Palu Yang Memiliki Sumber Daya Alam dengan Kualitas Terbaik

ww.arissaifulloh.com - Salah Satu Provinsi ini Memiliki Tambang Batu Split dengan Kualitas Material yang Terbaik,  Sumber daya alam adalah semua kekayaan berupa benda mati maupun benda hidup yang berada di bumi dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Nah, berdasarkan pembentukannya SDA itu dibagi lagi menjadi 2, yaitu: SDA yang dapat diperbaharui dan SDA yang tidak dapat diperbaharui termasuk ke barang tambang.

Provinsi Palu

Provinsi Palu Memiliki Tambang Batu Split dengan Kualitas Material yang Terbaik

tambang terbaik dikota Palu
Salah satu tambnag dikota Palu
Pengertian singkat pertambangan ialah kegiatan, teknologi, dan bisnis yang berkaitan dengan industri pertambangan mulai dari prospeksi, eksplorasi, evaluasi, penambangan, pengolahan, pemurnian, pengangkutan, sampai pemasaran.

Menurut UU Minerba No.4 Tahun 2009, Pertambangan adalah sebagian atau seluruh tahapan kegiatan dalam rangka penelitian, pengelolaan dan pengusahaan mineral atau batubara yang meliputi penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan, konstruksi, penambangan, pengolahan dan pemurnian, pengangkutan dan penjualan, serta kegiatan pascatambang.

Batu split adalah salah satu jenis batu material bangunan yang diperoleh dengan cara membelah atau memecah batu yang berukuran besar menjadi ukuran kecil-kecil. Batu Split juga sering disebut dengan nama batu belah, karena disesuaikan dengan proses mendapatkannya yaitu dengan cara membelah batu.

Secara umum fungsi utama batu split adalan sebagai bahan campuran utama untuk pembuatan beton cor. Selaian batu split, bahan pembuatan beton cor adalah pasir dan semen. Proses pembuatan beton cor ini adalah dengan mencampur batu split, pasir dan semen dengan menggunakan media air. Setelah tercampur maka adonan ini dicetak sesuai dengan peruntukannya. Namun demikian setelah melihat jenis ukuran batu split, ternyata fungsinya tidak hanya sebagai bahan campuran beton cor saja tetapi juga berfungsi untuk keperluan yang lain.

Untuk mendapatkan batu split, bongkahan batu yang diperoleh dari hasil penambangan akan dibelah dengan mensin penghancur (crusher machine). Bongkahan batu yang dihancurkan tersebut akan menghasilkan batu split berbagai macam ukuran. Batu yang sudah dihancurkan (crushed) tersebut kemudian akan dikelompokkan dan disortir berdasarkan ukurannya.

Tambang Galian C di Kota Palu dinilai memiliki kualitas material yang cukup baik, karena secara geografis lokasi kota ini dilewati garis katulistiwa, sehingga cuaca yang cukup terik membuat kandungan tanah dan batuan batuan sedikit kandungan airnya yang menyebabkan batuan tersebut memiliki ketahanan yang cukup baik sebagai campuran beton dan untuk membuat konstruksi lainnya.

Karena banyaknya permintaan pengiriman material kewilayah - wilayah kepulauan Indonesia khususnya untuk wilayah timur melalui jalur laut dengan armada kapal tongkang, kota Palu dinilai menjadi wilayah yang obyektif dan strategis untuk mengirim material batuan dan pasir.

Selain itu di Propinsi Sulawesi Tengah memiliki sumber daya bahan galian dan mineral, antara lain mineral logam industri dan bahan bangunan serta bahan bakar fosil yaitu batu bara dan minyak. Bahan galian golongan A (strategis) antara lain minyak dan gas bumi, batu bara dan nikel. Bahan galian golongan B (vital) antara lain emas, molibdenum, chronit, tembaga dan belerang. Bahan galian golongan C (bukan strategis dan vital) meliputi sirtukil, granit, marmer, pasir kuarsa, pasir besi, lempung dan sebagainya.



Galian A (Strategis)
Potensi pertambangan bahan galian golongan A berupa minyak dan gas bumi terletak di kabupaten Banggai dan Morowali, gas alam beralokasi di kabupaten Banggai yang pada saat ini sedang dalam tahap eksplorasi. Untuk batubara yang berlokasi di kabupaten Morowali dan Banggai Kepulauan saat ini dalam tahap eksploitasi, sedangkan potensi nikel berlokasi di Morowali, Banggai dan kabupaten Tojo Una-Una masih pada tahap eksplorasi. Namun ada pula potensi yang masih bersifat indikasi yaitu Galena (Timah hitam) yang terdapat di kabupaten Donggala, Toli-toli dan kabupaten Poso dan sedang dalam tahap eksplorasi yang berlokasi di Minahaki, Serono I Matindak oleh PT. Union Texas, Serono II oleh PT. Expan dan Pertamina, Sinorang I dan Dongin oleh Pertamina. Di lapangan Tiaka juga terdapat cadangan minyak bumi sebesar 110 juta barrel, sedangkan di Sinorang kecamatan Batui terdapat cadangan gas sebanyak 4 trilyun kubik (TFC) yang dapat dimanfaatkan untuk industri petro kimia, elpiji, bahan bakar pabrik dan pembangkit listrik serta gas.

1. Nikel
Arel tambang nikel yang terdapat dikabupaten Morowali sebesar 149.700 ha dengan cadangan terduga terbesar 8.000.000 WMT. Blok Tompira sendiri memiliki cadangan infered Linonit sejumlah 6 juta ton kadar Ni 1,40% , saprolit 0.3 juta ton kadar Ni 2,4 %. Diblok Ungkaya potensi infered Limonit sebanyak 3,1 juta ton kadar Ni 1.37%, Saprolit 0,2 juta ton kadar Ni 2,63%. Blok Taloa infered Limonit 1 juta ton kadar Ni 1,36 %. Dikabupaten Banggai Nikel yang terkandung pada Blok Siuna dengan luas arel tambang 45.000 ha kadar Nikel (niko) 1,23-2,93% cadangan infered 14.048 juta ton nico. Pada blok pagimana-Bunta luas areal tambang nikel 50.000 ha dengan mmkadar nico 1,45% cadangan infered 3.6 juta ton. Untuk balinggara luas aeral tambang 15.000 ha sebaran Ni Laterit 250 ha dan Blok Toli dengan luas areal tambang 62.500 ha dengan kadar Ni 1,15%. Untuk kabupaten Tojo Una-Una pada blok Ulubongka dan blok Balingara di kecamatan Ampanatete dimana cadangan dan kadar belum diketahui atau masih dalam pendataan.

2. Migas
Potensi minyak bumi yang dijadikan unggulan dari propinsi Sulawesi Tengah teradapat di kabupaten Morowali kecamatan Bungku Utara termasuk blok Tomori sulawesi lapangan tiaka telah berhasil satu sumur di eksploitasi oleh Medco Energi JOB Pertamina E&P yang menghasilkan 6000 barrel / hari.
Kabupaten Donggala juta memiliki potensi minyak bumi di blok Surumana yang berbatasan dengan Sulawesi Barat, yang saat ini telah dimenangkan oleh Exxon Mobile dan pada blok Balaesang serta blok Dampelas belum ada yang di lelang. Potensi gas bumi terdapat di kabupaten Banggai kecamatan Toili dan Batui dengan cadangan 1,6 triliun kaki kubik dan luas 475 km2.

3. Batubara
Untuk batubara yang ada di kabupaten Morowali, kecamatan Mori atas dengan tebal lapisan 0,3-1,0 m jenis gambut (peat), lignit dan brow coal pada kabupaten Donggala di kecamatan Sirenja dengan penyebaran 15 ha dan ketebalan 0,35 m. hasil analisa grap sampling menujukkan kadar air 20,79 %, abu 9,68% fx carbon 29,55 %, belerang 1,26 % dengan nilai kalori seluruhnya 4.130 kkal. Untuk kabupaten Banggai kepulauan teradapat di kecamatan Bulage (Tatarandang) dengan tebal lapisan 1,5 m dan kalori 5.600 kkal. Didaerah Paisabatu dan Lelengan di kecamatan Buko nerlapis 20 cm – 2 m, dengan kalori 5.700 kkal dimana cadangan potensinya belum diketahui.

4. Galena
Di kabupaten Donggala kecamatan Marawola potensi Galena belum diketahui cadangan dan kadarnya. Sedangkan di kabupaten Toli-Toli kecamatan Dondo penyebaran Galena (Pb) bersama-sama dengan seng (Zn) dan Molibdenum (MoS2) pada koordinat 120 33 40 BT dan 00 40 24 LS. Sumber daya tereka 100.000.000 ton (Bambang Pardianto/Hartono Lahar-Dit.SDM Bandung, 1999)

5. Biji Besi
Potensi biji besi terdapat di kabupaten Tojo Una-una di kecamatan Ulubongka, dan Blok Balingara kecamatan Ampana Tete dengan kadar Fe203 53%. Di kabupaten Banggai terdapat di Blok Siuna dengan luas 45.000 ha, cadangan infered 14.048 juta ton. Blok Pagimana-Bunta dengan luas areal tambang 50.000 ha dan kadar Fe203 42,46% cadangan infered 3.6juta ton dan pada blok Balingara luas 15.000 ha. Sedangkan biji besi yang ada di kabupaten Morowali dengan luas areal tambang 149.700 ha dimana cadangan terduga 8.000.000 WMT. Blok Tampira mempunyai cadangan infered limonit 6 juta ton, pada blok Ungkaya potensi inferred limonit sebanyak 3.1 juta ton dan Saprolit 0.2 juta ton. Pada blok Bulu Taloa potensi infeered limonit terdapat 1 juta ton dengan kadar rata-rata Fe203 47%.

6. Chromit
Chromit juga merupakan salah satu potensi yang diunggulkan di Propinsi Sulawesi Tengah dimana titik chromit terdapat di Kabupaten Morowali kecamatan Petasia, kecamatan Bungku Tengah dan kecamatan Bungku Barat. Luas areal tambang chromit di kecamatan Bungku Barat sebesar 3000 ha dengan cadangan pasti 88.010 DMT (Dry Metric Ton), dimana cadangan terkira sebesar 459.772 DMT, cadangan terduga 250.000 DMT dengan kadar rata-rata 4% CR2 03.

Galian B (Vital)
1. Tembaga
Potensi Tembaga yang terdapat di Propini Sulawesi Tengah tersebar di kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Toli-Toli di kecamata Dondo, kabupaten Buol di kecamata Biau dan kecamatan Bokat, kabupaten Poso di kecamatan Lore Utara dengan cadangan yang ada belum diketahui pada tiap-tiap kabupaten

2. Emas
Emas yang juga dijadikan potensi unggulan terdapat di kabupaten Parigi Moutong kecamatan Moutong yang hingga saat ini masih ditambang secara tradisional oleh masyarakat dengan produksi 0.3-1.0 gram/hari/orang, demikian juga halnya yang terjadi di kecamatan Tolai dan Ampibabo dengan hasil 0.5-1.5 gram/hari/orang. Penambangan tradisional juga masih dilakukan oleh masyarakat kabupaten Toli-Toli di kecamatan Dondo dan kabupaten Donggala di kecamatan Sirenja. Sedangkan di kabupaten Buol kecamatan Palele potensi emas dengan sumber daya tereka 1.000.000 ton dengan kadar emas 30-51 gram/ton dan Ag 125-575 gram/ton yang masih ditambang secara sederhana menggunakan peralatan tromol. Di kecamatan Bunobogu (Bulagidun) sumber daya tereka 15.000.000 ton dengan unsur utama tembaga (Cu) 7% dan Au 0.7 gram/ton. Sedangkan di kecamatan Biau cadangan dan kadarnya masih belum diketahui. Untuk di kota Palu sendiri potensi emas terdapat di kecamatan Palu Timur (Poboya) dengan luas areal tambang 49.460 ha, perkiraan cadangan 1.5 juta oz Au (USD 300/oz Au), 1.5 juta oz Ag (USD 5/oz Ag), dengan perkiraan produksi 150.000 oz Au/Tahun, 150.000 oz Au/tahun dengan perkiraan umur tambang 10 (sepuluh) tahun.

3. Wofram – Tungsten
Di kabupaten Poso kecamatan Lore Utara ditemukan Wolfram – Tungsten dalam bentuk Schelite dan Wolframite dengan kadar 1.600 ppm.

4. Molibdenum
Potensi Molibdenum terdapat di kabupaten Toli-Toli kecamatan Dondo dengan kadar rata-rata MoS2 = 0.14% dan cadangan mereka 18 juta ton dan di kabupaten Parigi Moutong di kecamatan Moutong dengan cadangan dan kadar yang belum diketahui.

Galian C (Bukan Strategis dan Bukan Vital)
1. Lempung
Lempung terdapat di:
Kabupaten Poso kecamatan Poso Pesisir, kecamatan Lage.
Kabupaten Morowali kecamatan petasia, kecamatan Mori Atas.
Kabupaten Banggai Kepulauan kecamatan Banggai, kecamatan Bulage dan kecamatan Buko.
Kabupaten Banggai kecamatan Mamasa, kecamatan Toili dan kecamatan Bunta.
Kabupaten Parigi Moutong kecamatan Sausu, kecamatan Tomini, kecamatan Parigi dan kecamatan Moutong.
Kabupaten Buol kecamatan Biau kecamatan Bunobogu, kecamatan Bokat dan kecamatan Momunu.
Dari hasil penelitian pemetaan semi mikro 1992/1993 dikecamatan Banawa kabupaten Donggala cadangan Geologi 5.100.000 m3 dan kecamatan Sirenja 592.000 m3.

2. Granit
Untuk potensi granit di wiiayah Propinsi Sulawesi Tengah terdapat di :
Kabupaten Toli-Toli di kecamatan Dondo dan kecamatan Galang.
Kabupaten Donggala di kecamatan Dampelas Sojol sdan kecamatan Marawola.
Kabupaten Parigi Moutong di kecamatan Tinombo.
Kabupaten Banggai Kepulauan.
Dan granit terbesar dengan cadangan terukur 259.461.283.470 m3 dari hasil pemetaan semi mikro skala 1 : 50.000 dan yang bervariasi seperti merah ros, merah hati, coklat, hitam, putih, abu-abu dan abu-abu kebiru-biruan terdapat di kabupaten Banggai Kepulauan dengan perkiraan luas yang ekonomis yaitu 200 ha dimana kuat tekan 3.000 kg/cm2 dengan warna merah hati.

3. Marmer
Potensi Marmer yang ada diwilayah Propinsi Sulawesi Tengah terdapat di :
Kabupaten Poso kecamatan Pamona Utara dan kecamatan Poso Pesisir.
Kabupaten Morowali kecamatan Lembo, kecamatan Petasia dan kecamatan Mori Atas.
Kabupaten Tojo Una-una kecamatan Tojo.
Kabupaten Banggai kecamatan Luwuk Timur.
Kabupaten Parigi Moutong kecamatan Tomini.
Berdasarkan pendataan di lapangan potensi marmer di beberapa kabupaten di wilayah Propinsi Sulawesi Tengah ini pada umumnya mempunyai warna yang bervariasi seperti putih keabu-abuan, abu-abu kecoklatan, abu-abu kehitaman, merah kecoklatan, hijau rnuda, hijau tua, hijau kehitaman, dan hitam, dimana marmer jenis ini memiliki sifat fisik yang kompak dan keras (4-5 skala Mohs).

4. 0 n y x
Potensi Onyx di wilayah Propinsi Sulawesi Tengah terdapat di Kabupaten Morowali tepatnya di kecamatan Petasia dengan jenis Onyx yang berwarna kuninggading kecoklatan dan memiliki cadangan luas sebesar 25 ha.

5. Batu Gamping
Batu Gamping yang juga merupakan salah satu potensi unggulan di wilayah Propinsi Sulawesi Tengah tersebar di :
- Kabupaten Poso kecamatan Lage, Kecamatan Poso Pesisir, Kecamatan Pamona Utara (luas areal tambang belum diketahui).
Kabupaten Banggai kecamatan Luwuk Kecamatan Kintom, Kecamatan Pagiman dan Kecamatan Luwu Timur.
Kabupaten Donggala kecamatan Banawa luas tambang 500.000.000 M3 (sesua hasil penelitian), Kecamatan Sindue luas areal tambang 12.000.000 M3 (sesua hasil penelitian), Kecamatan Sirenja dan Kecamatan Damsol.

6. Phospat
Potensi Phospat terdapat di kabupaten Donggala tepatnya di Desa Kabonga desa Kabonga Besar dan Tanjung Batu, selain itu di kabupaten Poso juga terdapal potensi Phospat tepatnya di desa Sulewanc kecamatan Pamona Utara yang ditemukan dalam gua-gua kapur.

7. Mika
Potensi Mika yang ada di kabupaten Banggai terdapat di kepulauan Peling, sedangkan yang ada di kabupaten Poso terletak di kecamatan Lore Selatan.

8. Kaolin
Potensi Kaolin di wilayah Sulawesi Tengah terdapat di :
Kabupaten Parigi Moutong kecamatan Parigi.
Kabupaten Morowali kecamatan Mori Atas.
Kabupaten Poso kecamatan Lore Utara.
Kabupaten Banggai kepulauan kecamatan liang, kecamatan Banggai dan kecamatan Bulagi.
Kabupaten Donggala kecamatan Kulawi dan kecamatan Balaesang Dimana cadangan untuk tiap kabupaten belum diketahui.

9. Gipsum
Potensi Gipsum terdapat di kabupaten Donggala / Kota Palu tepatnya di kecamatan Tawaeli, dan di kabupaten Banggai kecamatan Banggai yang dijumpai di desa Kendek seluas 200 ha berwarna putih kaca berbentuk bongkah dengan cadangan beluym diketahui didesa Sampekoan kecamatan Liang seluas 200 ha dengan cadangan yang belum diketahui.

10. Pasir Felspar
Pasir Felspar yang ada di kabupaten Donggala terdapat di kecamatan Balaesang, kecamatan Dampelas Sojol dan kecamatan Sirenja, sedangkan di kabupaten Toli-Toli Pasir Felspar terdapat di kecamatan Dondo, kecamatan Dampal Utara dan kecamatan Dampal Selatan. Dimana endapan Pasir Felspar - Kuarsa umumnya berwarna abu-abu kehitaman dan kecoklatan. Komposisi utama endapan pasir felspar - kuarsa : kuarsa 19.5% - 88%, Felspar 4.5%-29%, Mineral Mefk 1.7% -11.98%. Potensi geologi yaitu di kabupaten Donggala 57.911.00 m3, kabupaten Toli-Toli 13.300.000 m3 (Pemetaan semi mikro tahun 1992/1993).

11. Pasir Kuarsa
Potensi Pasir Kuarsa di wilayah Sulawesi Tengah di kabupaten Donggala kecamatan Moutong dan kecamatan Balaesang, sedangkan di kabupaten Banggai Kepulauan terdapat di Desa Lambako

12. Giok
Giok terdapat di wilayah Kabupaten Poso tepatnya di Pegunungan Pompangeo, Sungai Kusek, Sungai Salin Guru, Sungai Mambulaba, Sungai Uemaramu, Sungai Uemadagu dan sungai Kuseh Malino dan kecamatan Lore Utara.

13. Batu Apung
Batu Apung terdapat di kabupaten Bangga kepulauan tepatnya di kecamatan Bulagi.

14. Talk
Talk terdapat di kabupaten Poso kecamatan Pamona Timur dan di sekitar Pegunungan Pompangeo.

15. Asbes
Asbes diwilayah Sulawesi Tengah terdapa di kabupaten Tojo Una-una kecamatan Ulubongka (berbentuk serat, berwarna hijau muda dengan cadangan yang belum diketahui).

16. Diorit
Potensi ini terdapat di :
Kabupaten Donggala tepatnya di kecamatan Marawola.
Kabupaten Buol kecamatan Biau, dan kecamatan Bunobogu.
Kabupaten Morowali kecamatan Petasia, kecamatan Lembo, kecamatan Mori Atas, kecamatan Bungku Tengah, kecamatan Bungku Selatan, dan Kecamatan Bungku Barat.
Kabupaten Tojo Una-Una kecamatan Ulu bongka, kecamatan Ampana Tete.
Kabupaten Banggai Kepulauan kecamatan Totikum, kecamatan Bokan, Kecamatan Banggai, kecamatan Lobangkurung, kecamatan Liang, Kecamatan Tinangkung, Kecamatan Bulage, kecamatan Bulage Selatan, dan kecamatan Buko.
Sesuai data hasil pemetaan semi mikro 1992/1993 Potensi Sumber Daya atau cadangan geologi di kecamatan Banawa dan kecamatan Sindue kabupaten Donggala masing-masing 500.000.000 m3 dan 12.000.000 m3 dengan kadar CaO rata-rata 53% sedangkan di kabupaten Banggai kepulauan cadangan 3.500 ha baik untuk bahan baku semen porland.

17. Dolomit

Dolomit terdapat di kabupaten Banggai kecamatan Luwuk Timur dengan kadar magnesium 13,7% dan di kecamatan Pagimana dengan kadar Magnesium 34,22%.

Pencarian Terkait:
Tambang batu split, tambang batu di kota Palu, Harga batu split terbaru 2017.